Hargailah sebuah proses dalam setiap langkah yang kita lewati karena disanalah kita menyadari adanya sebuah perjuangan bagaimana kita mencapai apa yang telah kita dapatkan kini

Jumat, 27 Juni 2014

:)

air mata memang tidak akan mengubah keadaan
karena air mata itu merupakan sebuah ungkapan bisu ketika hati sudah terlalu lelah untuk bertahan dan menahan rasa sakit serta perih dimana berbicara pun sudah tidak lagi didengarkan dan dipercaya

27 Juni 2014 ..... coretan pagi

bagian tersulit adalah ketika kita mencoba untuk mensyukuri apa yg telah kita miliki
menerima keadaan yg telah nyata sudah ada
bukan lg menuntut kesempurnaan dan dengan mudahnya beralih pada hal lain
memang ketika kita menginginkan yg terbaik, kita harus berusaha
namun apakah kita lupa bahwa apa yg telah kita dapatkan kini juga sudah dengan usaha dan itu adalah sesuatu hal yg sudah terbaik pula
bukankah kemana pun kita menuntut dan mencari kesempurnaan, kita tak akan mampu meraihnya
karena kesempurnaan yg sesungguhnya adalah ketika kita mampu untuk menerima apapun yg telah kita miliki meskipun itu adalah sebuah kekurangan dan kelemahan

Kamis, 26 Juni 2014

Tersenyumlah ... Allah tidak akan memberikan cobaan di luar batas kemampuan hamba-Nya :)

cobaan apalagi yg Engkau hadirkan kini Ya Allah
setelah waktu lalu aku dihadapkan pada sebuah pilihan yg begitu sulit yg pada akhirnya aku harus meninggalkan semua kenangan selama 3,5 tahun bersama rekan-rekan satu atap
kini lagi ...
Engkau berikan ujian yg cukup menyita pikiranku
akankah Engkau biarkan aku kembali kehilangan orang yg sangat aku sayangi
orang yg sudah ada dan menemaniku
akankah Engkau ambil dia kembali seperti waktu itu
ketika awal aku mengenalnya
Engkau biarkan dia pergi tanpa pamit
dan akan seperti itukah kembali ya Allah ?
lisanku saja sudah tidak lagi di dengar
sapaanku pula sudah tak lagi dibalas seperti dulu
seperti inikah kisah yg Engkau hadirkan untukku
kisah yg disebut sebuah cinta
tapi kenapa Engkau hadirkan dia dan rasa di dalamnya
jika pada akhirnya aku harus ditinggalkan pula oleh rasa itu dan yg memilikinya
dalam sebuah percakapan singkat lewat sebuah pesan
aku telah mengecewakan
itu kata darinya yg sangat menusuk hati
aku tak menyayanginya
lanjutnya pula
lalu ....
lalu apa yg aku rasakan ini
Engkau tau rasaku yg sebenarnya untuknya bukan ?
kenapa dia tak merasakannya
apa yg harus aku buktikan untuk menunjukkan rasa sayangku ini ya Allah
ya mungkin aku tak bisa menunjukkannya lewat sebuah hal seperti yg dia harapkan
tapi Engkau tau pula ya Allah
tak pernah aku lupa
dalam setiap sujudku akan selalu ada pula bait namanya
tapi sayang, dia tak mempedulikannya
dia tak menganggapnya
dan memang dia tak pernah tau
aku pun tak perlu menyampaikan kepadanya bukan ?
sampai detik ini
rasa bersalah, rasa sakit bahkan air mata tak bisa menjauh dariku
tapi mau apalagi
aku sudah tidak dipercaya
aku sudah tidak dipedulikan
aku telah tersingkir oleh orang lain yg lebih memperhatikan
dan aku telah terlupa karena sikapku yg katanya telah mengecewakannya
mengecewakan ?
apa yg telah aku perbuat ya Allah ?
sampai aku harus dihadapkan pada hal yg sangat merusak mental dan menjatuhkan fisikku
pikiranku terlalu terforsir dengan keadaan ini
apakah aku kuat menahan rasa perih dalam hati
apa yg harus aku lakukan ?
bertahan atau melepas
aku sangat menyayanginya
tapi sayang
aku tak bisa membuktikan hal itu dihadapannya sekarang
andai dialah yg telah tertulis untukku sebagai calon imamku kelak
jaga hatiku dan hatinya mulai kini sampai saat kita nanti dipertemukan kembali
meski kini kita berjalan berpisah
meski kini dia mungkin telah membenciku sebagai orang yg telah sangat mengecewakannya
aku pun tak bisa berbuat banyak
karena bertindak pun aku sudah terlanjur salah
hanya dihadapan-Mu aku menumpahkan semua yg aku rasa itu
Engkau tau itu kan ya Allah
namun jika dia hanyalah sebatas orang yg Engkau titipkan sementara untuk aku jaga dan untuk menemaniku
aku ikhlas
jika Engkau ambil dia untuk bertemu dengan jodohnya
aku akan selalu mendoakannya dari sini
apapun hal yg akan terjadi nanti
aku berusaha untuk menerimanya
aku yakin seberat dan sebanyak apapun cobaan dari-Mu takkan melebihi batas kemampuanku
dan aku yakin akan ada hikmah dibalik semua ini
Engkau berarti sangat menyayangiku
memperhatikanku dan mencintaiku
semua yg Engkau berikan tentu akan lebih mendewasakan sikap serta pemikiranku
dan aku percaya akan ada kebahagiaan dibalik semua air mata kesedihan yg pernah menetes
aku tau ya Allah
aku bukan hamba-Mu yg baik
jauh dari kesempurnaan dan begitu banyak berlumur dosa
tapi setiap aku dihadapkan pada sebuah pilihan aku semakin tau
aku semakin yakin
jika aku harus memilih jalan dimana Engkau meridhoinya
dimana jalan itulah yg akan menuntunku untuk menggapai hari esok
hari dimana aku tak lagi ada di dunia ini
di dunia yg sesungguhnya disana
semakin aku tersadar pula
disini aku hanya singgah
aku hanya sementara
dan disini pula yg menentukan kehidupanku di alam yg esok akan aku temui
semoga setiap pilihan yg aku ambil sesuai dengan apa yg Engkau ridhoi meski aku harus kehilangan hal yg paling berharga di dunia ini sekarang
meski aku harus menetesakn air mata dalam kesedihan
tentu Engkau telah menyiapkan hal terindah dibaliknya pula
karena aku yakin renca-Mu akan jauh lebih indah dibanding apa yg aku harapkan
semoga Engkau selalu menuntunku untuk selalu ada di jalan-Mu
Amin ....

kuatkan selalu hamba-Mu
berikan keikhlasan untuk setiap hal yg telah aku ambil sebagai suatu keputusan
dan berikan kelapangan dalam rasa sabar yg tiada batas
:)



Kamis, 19 Juni 2014

Kenangan Pengabdianku ( 01012011-21062014)

ada awal pasti juga ada akhir
dan setiap pertemuan pasti juga akan ada perpisahan ...
selamat tinggal untuk semuanya
semua kenangan yg telah terukir sampai detik ini
sampai akhir aku mengucapkan permintaan maaf
sampai saat dimana aku harus berkata untuk pergi
sampai waktu ketika aku tak bisa kembali
terima kasih untuk semua pembelajaran selama 3,5 tahun ini
aku harus pergi untuk masa depanku
jujur berat
aku masih sangat menyayangi kalian
tapi aku harus memilih dan aku harus memantapkan
dan terpaksa aku harus menahan air mata untuk tak menetes saat aku berpamitan
tapi tak bisa pula aku sembunyikan disaat ini
tumpah dan menetes air mata ini
masih sangat ku ingat awal aku menginjakkan kaki di tempat itu
dan ku ingat pula ketika aku pergi meninggalkan tempat itu pula
namun sayangnya aku tak mengingat kapan terakhir aku keluar dari ruang kerjaku karena terlalu sering aku meninggalkannya dan berdiam di ruang lain
entah disana apa masih ada benda-benda kenanganku atau tidak
oh Tuhan
rasanya aku ingin kembali menginjakkan kaki di ruanganku itu
pekerjaanku yg masih banyak terbengkalai karena untuk mengerjakan tugas lain
coretan-coretan curhatku di selembar-selembar kertas kecil
tempelan-tempelan tulisan di tembok
dan masih banyak kenangan disana
sungguh ini tak aku bayangkan dengan cepat terjadi
rencana-rencana kerja yg belum tercapai hingga kini
maafkan aku ...
aku tak bisa lagi datang
tak bisa lagi membersihkan kaca jendela
menyapu lantai depan
membersihkan karpet di dalam
membersihkan rak-rak buku yg berdebu
mengepel lantai depan yg kotor
membersihkan buku-buku yg berserakan di lantai dan di rak
aku pun tak bisa lagi datang sangat pagi
membuka pintu gerbang sekolah
membuka semua pintu kelas dan ruangan lagi
membereskan gelas, piring atau mangkok di kantor,
tak bisa pula mecucinya
memasak air atau membereskan kantor ketika yg lain belum datang dan disaat penjaga sekolah ijin
tak bisa membuatkan teh manis dan mengantarkannya ke setiap meja di ruang guru
tak bisa pula pulang paling akhir
menutup semua ruangan dan menguncinya
dan tidak pula bisa membelikan makanan ketika sudah tiba jam makan siang
tak bisa mengantarkan laporan ke UPK
tak bisa lagi membuka group di FB untuk mengerjakan tugas-tugas untuk segera dikumpulkan
tak bisa menemani anak-anak latihan ketika akan mengikuti lomba
tak bisa lagi mengantarkan dan menunggui mereka pula ketika ada lomba
tak bisa lagi berkumpul dan bercanda bersama kawan ketika menemani anak-anak lomba
tak ada lagi kata lembur
tak ada lagi pekerjaan yg harus dibawa pulang
harus mengerjakan hingga larut malam
dan yg pasti tidak akan berkumpul lagi dengan kawan-kawan di sebuah tempat yg telah mengajarkan aku akan banyak hal
tak ada lagi obrolan di ruang komputer sambil tertawa lepas sambil mendengarkan lagu, mengerjakan tugas dan tentu chating bersama teman lain
tak ada pula acara kumpul di kantin sekolah untak sekedar ngobrol dan makan jajan ketika istirahat
tak ada lagi pesan memesan barang yg disuka
tak akan
tak akan pernah lagi terulang semua kenangan itu
kenangan selama 3,5 tahun
dan tak akan pernah aku lupakan semuanya
inilah akhir dari pengabdianku di sebuah tempat yg disebut sekolah

01012011-21062014

*(jujur) aku meneteskan air mata ketika menulis ini
sepulang dari rumah salah seorang teman guru untuk berpamitan
aku menahan air mata disana
tapi menetes deras ketika sampai kembali ke rumah
:'(

Pengabdianku *2011-2014 ( 3,5 tahun )

Langkahku terhenti di tahun ketiga ini
Terhenti secara mendadak
Secara tiba-tiba
Itu mungkin kata mereka
Tapi tidak untukku
Aku berhenti disini
Tapi bukan berarti aku berhenti selamanya
Aku mengalah
Bukan karena aku kalah
Berat
Terlalu berat untuk meninggalkan semuanya secara cepat
aku ingat mereka yg selalu dapat membuatku tersenyum di setiap pagi
Mereka memang bandel, nakal, usil
Tapi itu semualah yg membuat aku merindukan mereka semua
Aku juga rindu mereka kawan-kawanku
Orang yg selalu menjadi tempat berbagi keluh kesah bersama
Tapi mau bagaimana lagi
3 tahun bukan waktu yg singkat
bukan waktu yg sebentar untuk melupakan semuanya
3 tahun itu kenangan
perjuangan dari titik nol
berjuang jatuh dan bangun seorang diri
tapi aku menyerah kini
menyerah untuk menahan rasa sakit
aku tak dapat meneruskan mimpiku disana
mungkin bukan di tempat itu aku harus bermimpi
mungkin di tempat lain
di tempat yg selama ini aku impikan
terima kasih untuk semuanya
untuk semua kenangan selama 3 tahun ...
semoga apa yg sudah aku berikan bisa bermanfaat ...
dan maaf jika aku tak dapat terlalu lama bersama ...